Menjelang 8 Tahun Eksistensi Sabers Pungli Sebagai 'Nafas' Kelestarian Alam Kota Batu
Kamis, 06 November 2025 - 19:39
Menjelang 8 Tahun Eksistensi Sabers Pungli Sebagai 'Nafas' Kelestarian Alam Kota Batu
Kamis, 06 November 2025 - 19:39 | 1287
Kedekatan Sabers Pungli dengan para kepala desa di Kota Batu. Kamis (6/11/2025). (Doi/JN)
Kota Batu, JN — Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) adalah sebuah gerakan sosial dalam sektor kelestarian lingkungan di Kota Batu.
Komunitas ini bergerak di bidang pelestarian sungai, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai, dan melakukan kegiatan lingkungan lainnya seperti memasang biopori dan trash barrier.
Banyak permasalahan lingkungan di tingkat desa yang membuat pusing para pemerintah desa (pemdes), dan Sabers Pungli hadir sebagai pendamping dan literatur.
Assesment yang dilakukan Sabers Pungli kepada pemdes meliputi sosialisasi, diskusi ekologi, lokakarya, dan pendataan mata air di Kota Batu.
Menjelang hari jadi ke 8 Sabers Pungli, Ketua Asosiasi Petinggi dan Lurah (APEL) Kota Batu, Wiwieko memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada gerakan sosial ini.
"Sabers Pungli memiliki kesan kuar biasa bagi para kepala desa, mereka hadir dan ada tanpa tendensi murni berjuang untuk lingkungan bersih dari sampah," tegas Wiwieko.
Atas sudut pandang APEL Kota Batu, Wiwieko berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bisa berkolaborasi dengan sepak terjang Sabers Pungli.
Ia berharap, Pemkot Batu bisa memfasilitasi diskusi rutin untuk membicarakan permasalahan lingkungan dengan melibatkan aktifis lingkungan, salah satunya dengan Sabers Pungli.
"Gerakan ikhlas dari hati seperti yang dilakukan Sabers Pungli, perlu diapresiasi dan ide-ide tentang pelestarian lingkungan dari mereka perlu dikawal," imbuh Kepala Desa Oro-oro Ombo itu.
Sementara itu, Wakil Ketua APEL Batu Andi Faizal hasan berpandangan bahwa gerakan mandiri tanpa penyertaan pada eksistensi Sabers Pungli, mendatang lebih luas berkolaborasi dengan Pemkot Batu.
"Bagaimana penyelamatan sumber mata air, adalah bukti kedekatan Sabers Pungli dengan desa. Tinggal bagaimana Pemkot Batu melalui dinasnya bisa melihat potensi ini," kata Faizal.
Selanjutnya, lanjut Faizal, bicara tentang persoalan sampah gerakan bersama Sabers Pungli akan menjadi simbiosis yang lebih besar lagi jika Pemkot Batu mau bersama membuat konsep penanganan lingkungan bersama.
"Sabers Pungli sudah membuktikan kerja bersama desa-desa bicara tentang penyelamatan mata air, sampah dan lain-lain, tinggal dinas gabung saja dengan gerakan kita," tambahnya.
Seperti pembuatan Peraturan Daerah (Perda) khususnya tentang lingkungan hidup Faizal mengkoreksi Pemkot Batu dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota harus melibatkan desa.
"Objek Perda ini kan ada di bawah, meliputi pemerintah desa dan kelurahan. Ada satu kondisi di bawah yang terakomodir dari perdes yang sudah ada, dan tidak menegebiri perdes yang lebih dahulu lahir," tukas Faizal. (*)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri