HWN 2023 'Semar Mbangun Kahyangan ' Persembahan APEL Kota Batu
Senin, 27 November 2023 - 04:12
HWN 2023 'Semar Mbangun Kahyangan ' Persembahan APEL Kota Batu
Senin, 27 November 2023 - 04:12 | 448
Ketua dan pengurus APEL Kota Batu secara simbolis memberikan gunungan wayang kepada dalang. Minggu (26/11/2023). (Doi Nuri / JN)
Kota Batu, JN – Hari Wayang Nasional (HWN) 2023 tepat pada hari Minggu (26/11/2023) kemarin, direspon Asosiasi Pemerintahan Desa dan Kelurahan (APEL) Kota Batu dengan pertunjukan wayang kulit di rest area Desa Sidomulyo.
Mengangkat lakon 'Semar Mbangun Kayangan' Ketua APEL Kota Batu Wiwieko ingin menyampaikan edukasi moral dan nilai filosofi kepemimpinan, secara terselubung membuat lakon cerita yang sebenarnya adalah nasihat.
Wiweko menyampaikan, di tengah situasi politik yang semakin memanas menjelang pemilihan umum 2024, seni wayang mampu menjadi sarana meredakan perbedaan di masyarakat.
“Wayang kulit bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pemersatu masyarakat. Melalui pertunjukan ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan, terutama dalam menghadapi tahun politik,” ujar Wiweko.
Lakon 'Semar Mbangun Kayangan' dinilai Ketua APEL Wiweko sangat menginspirasi. Ketokohan Semar sebagai simbol wong cilik, rakyat jelata, mencoba membangun kahyangan.

Kahyangan yang dimaksud Semar, disampaikan Wiwieko, bukanlah istana megah melainkan untuk mengembalikan sikap pemimpin untuk berorientasi pada rakyatnya.
“Nilai yang terkandung dalam lakon ini bisa menjadi teladan terutama bagi generasi milenial,” imbuh Wiweko.
Lebih lanjut, Kepala Desa Oro-oro Ombo itu menegaskan jika pelestarian kesenian tradisional ini jangan sampai hilang, sehingga menjadi tanggung jawab bersama.
"Seniman seniman tidak kehilangan pekerjaan, dan kita sebagai anak bangsa bisa menyalurkan seni-seni budaya seperti ini ke depannya agar tidak hilang dan dicuri negara lain,” lanjutnya.
Wiweko juga menekankan kepada para Kepala Desa yang hadir agar tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilu 2024.
“Saya mengajak para Kepala Desa untuk bersifat netral dalam pemilu mendatang. Ciptakan pelayanan yang baik tanpa membedakan warna politik, sehingga masyarakat dapat merasakan keadilan dan kebersamaan,” tambahnya.
Acara dimulai dengan penyerahan Gunungan dari Ketua APEL, Wiweko, kepada para Kepala Desa yang hadir yakni Kades Sidomulyo, Pandanrejo, Giripurno dan Kades Sumberbrantas. Gunungan tersebut kemudian diterima oleh Ki Dalang Eko Saputro, yang bertugas memainkan lakon. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno