Loading...

Pengunjung

Pantauan Hilal di Kabupaten Malang untuk Menentukan 1 Syawal Belum Terlihat

admin

admin

Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:07

1207 | Bagikan

Pantauan Hilal di Kabupaten Malang untuk Menentukan 1 Syawal Belum Terlihat

admin - Religi

Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:07 | 1207

BMKG Stasiun Geofisika Malang melakukan pengamatan hilal di Kantor Bupati Malang Lantai 9. Sabtu (29/3/2025). (BMKG for JN)

Kota Malang, JN — Ahli Muda BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ahmad Zarkoni mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan ketinggian hilal pada saat matahari terbenam adalah -1,938 derajat. Angka ini menunjukkan bahwa hilal berada di bawah ufuk.

Pengamatan hilal ini dilaksanakan oleh Stasiun Geofisika Malang bersama perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang. Pengamatan hilal ini dilakukan dengan menggunakan metode rukyat.

BMKG Stasiun Geofisika Malang melakukan pengamatan hilal di Kantor Bupati Malang Lantai 9 di Jalan Panji, Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu 29 Maret 2025.

"Hasilnya pengamatan di Malang ya (hilal) enggak bisa terlihat karena memang datanya kita -1,9 sekian," katanya saat dikonfirmasi.

Dalam pengamatan hilal ini, Stasiun Geofisika Malang juga bekerja sama dengan mahasiswa Magister Informatika UIN Malang, Tomy Ivan Sugiharto, yang menganalisis visibilitas hilal dengan metode machine learning forecasting. 

"Jadi dari semua 37 titik nasional memang paling tinggi di Aceh lah, paling rendah di Papua. Cuacanya dari 37 titik nasional itu rata-rata cuacanya mendung, ada yang hujan," jelas Ahmad.

Ia juga mengatakan jika pantauan di Bangil sempat hujan, terus di daerah timur sempat hujan, memang pas pergantian musim cuaca ekstrim ya sebagian wilayah Indonesia. (**)

Pewarta: Rendi Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri