Loading...

Pengunjung

KPU Kota Batu Mulai Data Ulang Parpol, Tekankan Pendidikan Politik Berkelanjutan

admin

admin

Selasa, 06 Januari 2026 - 02:16

1198 | Bagikan

KPU Kota Batu Mulai Data Ulang Parpol, Tekankan Pendidikan Politik Berkelanjutan

admin - Politik

Selasa, 06 Januari 2026 - 02:16 | 1198

Ketua KPU Kota Batu saat memberikan sosialisasi dan informasi kepada pengurus PDI Perjuangan Kota Batu. Senin (5/1/2027). (ADV)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu mulai melakukan pendataan partai politik sekaligus memperkuat komitmen pendidikan politik bagi masyarakat.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kota Batu, tidak hanya menjelang pemilu, tetapi secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, saat menyampaikan agenda silaturahmi dan pemutakhiran data pengurus partai politik yang sebenarnya telah dijadwalkan sejak tahun 2025 lalu.

“Pertemuan ini bertujuan untuk silaturahmi sekaligus pemutakhiran data kepengurusan partai politik. Kami melakukannya dalam konsep diskusi agar komunikatif dan terbuka,” ujar Heru.

Ia mengakui, KPU tidak dapat menekan seluruh partai politik, baik parlemen maupun non-parlemen, terkait waktu pelaksanaan pertemuan. Hal tersebut disebabkan oleh dinamika internal masing-masing partai yang berbeda.

“Kami memahami kondisi masing-masing parpol. Tidak semua bisa kami jadwalkan bersamaan karena ada keterbatasan waktu dan proses internal partai,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, KPU Kota Batu juga mengingatkan seluruh partai politik untuk segera memperbarui data kepengurusan mereka.

Salah satunya adalah PDI Perjuangan, yang baru menetapkan kepengurusan baru pada Desember 2025 lalu.

“Update data kepengurusan ini penting sebagai bagian dari administrasi kepemiluan yang tertib dan akurat,” tegas Heru.

Lebih jauh, Heru menekankan bahwa pendidikan demokrasi di Kota Batu bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU semata, melainkan juga partai politik sebagai pilar utama demokrasi.

“Kami tekankan kepada partai politik bahwa pendidikan demokrasi bukan hanya tugas KPU, tapi juga parpol. Tujuannya agar secara kuantitas jumlah pemilih meningkat dan secara kualitas semakin baik,” katanya.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara KPU dan partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia menegaskan, pendidikan politik tidak boleh bersifat musiman.

“Jangan sampai pendidikan politik hanya digencarkan saat mendekati pemilu, lalu setelah itu tidak ada apa-apa. Harus ada kesinambungan dan kerja bersama agar demokrasi di Kota Batu semakin matang,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, KPU Kota Batu berharap tercipta kesadaran politik masyarakat yang lebih kuat dan partisipasi pemilih yang semakin berkualitas pada pemilu mendatang. (*)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri