Diduga Tersangkut Kabel Fiber Optik, Tukang Ojek Konvensional Alami Luka Serius di Leher
Minggu, 12 Juli 2026 - 15:04
Diduga Tersangkut Kabel Fiber Optik, Tukang Ojek Konvensional Alami Luka Serius di Leher
Minggu, 12 Juli 2026 - 15:04 | 1511
Ilustrasi kecelakaan tunggal yang disebabkan kabel fiber optic di Kabupaten Malang. Ahad (12/07/2026). (Gemini AI)
KABUPATEN MALANG, jurnalnusa.com — Seorang pengemudi ojek konvensional berinisial E, warga Jalan Gelatik I RT 10 RW 01 Dusun Kagrengan, Desa Ngijo, Kabupaten Malang, mengalami nadin nahas.
Pasalnya korban alami kecelakaan tunggal yang diduga akibat tersangkut kabel fiber optik milik penyedia layanan internet di Jalan Raya Tawangargo, Dusun Karangan, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Ahad (12/7/2036) sekira pukul 03.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan pulang usai mengantarkan penumpang ke wilayah Kota Batu.
Diduga kabel fiber optik yang melintang di jalan tersangkut pada leher korban hingga menyebabkan luka sayat yang cukup serius dan membuat korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
Beruntung, korban segera mendapatkan pertolongan dari pengendara lain yang melintas di lokasi kejadian.
Setelah para saksi menghubungi pihak keluarga, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Prasetya Husada untuk menjalani perawatan intensif.
Adik korban, Nuri, mengaku terkejut mengetahui musibah yang menimpa saudaranya. Berdasarkan keterangan saksi, korban tiba-tiba tersangkut benda yang menjerat lehernya dan diduga merupakan kabel fiber optik milik penyedia layanan internet.
"Korban baru saja mengantarkan penumpang ke Kota Batu. Saat perjalanan pulang, menurut saksi, leher korban tiba-tiba tersangkut sesuatu yang diduga kabel fiber optik hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motor," ujar Nuri.
Sementara itu, Kepala Dusun Kagrengan, Sutiyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Karangploso agar dilakukan penyelidikan mengenai keberadaan kabel fiber optik yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Ia berharap aparat kepolisian dapat mengusut penyebab pasti insiden tersebut serta memberikan kepastian hukum apabila ditemukan unsur kelalaian dari pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan maupun pemeliharaan kabel.
"Kami berharap korban memperoleh keadilan dan penanganan hukum yang tepat apabila nantinya terbukti ada kelalaian yang menyebabkan kecelakaan ini," kata Sutiyo.
Hingga berita ini ditulis, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Prasetya Husada dan belum bisa berbicara.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menunggu hasil investigasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Rio Mulyana Badia