Loading...

Pengunjung

Mahasiswa HI FISIP UB Raih Honorable Mention pada Singapore Model United Nations 2026

admin

admin

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:40

1241 | Bagikan

Mahasiswa HI FISIP UB Raih Honorable Mention pada Singapore Model United Nations 2026

admin - Pendidikan

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:40 | 1241

Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, UB, Naghita Puteri Fashihah. Selasa (30/06/2026). (Humas Fisip for JN)

KOTA MALANG, jurnalnusa.com — Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Naghita Puteri Fashihah, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang Singapore Model United Nations (SMUN) 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh National University of Singapore (NUS) tersebut merupakan salah satu konferensi Model United Nations (MUN) paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik.

Pada penyelenggaraan tahun ini, SMUN diikuti sekitar 400 delegasi yang berasal dari 20 negara.
Keberhasilan Naghita merupakan buah dari persiapan panjang yang dijalaninya selama kurang lebih tujuh bulan sejak bergabung dengan UBMUNCLUB.

Selama masa persiapan, ia mendalami berbagai kemampuan yang dibutuhkan dalam kompetisi, mulai dari diplomasi, berpikir kritis, negosiasi, hingga kemampuan berbicara di depan publik (public speaking).

Persiapan tersebut menjadi bekal penting untuk bersaing dengan para delegasi dari berbagai negara yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang diplomasi internasional.

Sedangkan di balik prestasi yang diraih, Naghita mengaku harus menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti kompetisi.

Rasa kurang percaya diri, kekhawatiran menghadapi persaingan yang ketat, hingga tekanan saat berhadapan dengan delegasi dari berbagai negara sempat menjadi hambatan.

Namun, pengalaman tersebut justru menjadi titik balik yang mendorongnya untuk membangun kepercayaan diri serta terus mengembangkan kemampuan.

"Dari kompetisi ini saya belajar bahwa dengan konsistensi dan komitmen meningkatkan kemampuan, kita bisa melewati hal yang kita pikir tidak. Yang paling penting, jangan takut untuk gagal. Karena kegagalan yang sebenarnya adalah ketika kita berhenti berjuang dan berusaha," ujar Naghita.

Menurutnya, kompetisi Model United Nations tidak hanya menguji kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga menuntut kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kerja sama, serta komitmen untuk terus belajar dalam menyelesaikan berbagai isu global.

Prestasi yang diraih Naghita diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya untuk berani memanfaatkan peluang berkompetisi di tingkat internasional.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa melalui persiapan yang matang, konsistensi, dan semangat belajar, mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan meraih prestasi di forum internasional. (*)

Pewarta: Rendika Rakita
Editor: Doi Nuri