Ruang Kompromi Diberikan Pemkot Batu Terkait Penertiban PKL Sultan Agung
Sabtu, 28 September 2024 - 14:53
Ruang Kompromi Diberikan Pemkot Batu Terkait Penertiban PKL Sultan Agung
Sabtu, 28 September 2024 - 14:53 | 1347
Paguyuban PKL Among Roso yang berjualan di Jalan Sultan Agung Kota Batu diberikan kelonggaran waktu pindah. Jumat (27/9/2024). (Doi Nuri/JN)
Kota Batu, JN – Tenggat waktu pembongkaran lapak mandiri dari Pemkot Batu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang semula dibatasi hingga Jumat 27 September 2024 kemarin, kembali diberikan kelonggaran.
Ruang kompromi ini memberikan nafas kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Sultan Agung Kota Batu, khususnya Paguyuban PKL Among RosoRoso, untuk membongkar bangunan hingga Jumat 4 Oktober 2024 mendatang.
Ketua PKL Among Roso Sugianto mengatakan, pihaknya meminta agar bisa menemui Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, agar para PKL Paguyuban Among Roso bisa menyampaikan aspirasi pada Senin, 30 September 2024 nanti.
"Kami selaku pedagang kecil berharap dikasih tempat untuk bisa jualan. Sementara rencananya bertahan dulu, menunggu sampai jatuh tempo," katanya.
Sugianto mengatakan, pihaknya akan menyampaikan kondisi PKL yang belum bisa berjualan karena belum ada tempat lain. Ia menyebutkan, mereka sebagai pedagang kecil meminta agar ada solusi lebih baik mendatang agar tetap bisa berjualan.
"Apapun hasilnya, ada solusi perubahan apa tidak, biar teman-teman ini bisa ketemu dengan Pj wali kota agar menanggapi yang kami harapkan, seperti itu," imbuh Sugianto.
Kasatpol PP Kota Batu Abdul Rais menanggapi, Ketua PKL Among Roso telah bersedia bersama anggota-anggotanya dalam sepekan ini untuk melakukan pembongkaran mandiri tanpa pengawalan petugas," katanya.
Sebagai solusi dan alternatif Romawi, dikatakan Rais masih dalam negosiasi dengan pihak PT Paramount yang memiliki lahan luas di sekitar Jalan Sultan Agung.
"Kami sudah berulangkali bermediasi dengan PT Paramount, bahkan kami sudah mengundang rapat bersama SKPD terkait, juga dengan Pj Wali Kota Batu tetapi Paramount sebagai swasta punya hak dan pertimbangan tertentu, dan kami tetap berusaha untuk berkomunikasi agar saling menguntungkan," tandasnya. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno