Pemkot Batu Raih 12,28 Poin pada MCP 2024, Aries Apresiasi Semua Pimpinan SKPD
Selasa, 14 Januari 2025 - 12:39
Pemkot Batu Raih 12,28 Poin pada MCP 2024, Aries Apresiasi Semua Pimpinan SKPD
Selasa, 14 Januari 2025 - 12:39 | 1243
Pj Wali Kota Batu apresiasi para pimpinan SKPD atas raihan positif MCP 2024. Selasa (14/1/2025). (Ayu/JN)
Kota Batu, JN – Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, apresiasi kolaborasi aktif antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Batu.
Pasalnya tren positif tersebut membawa Pemkot Batu mencatat lonjakan poin dalam Indeks Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2024.
MCP sebagai indikator pencegahan tindak pidana korupsi ini memaparkan angka peningkatan, dari 79,62 pada tahun 2023 menjadi 92 pada tahun 2024 atau sebesar 12,28 poin.
Kendati demikian, Aries berharap para pimpinan SKPD Pemkot Batu selalu berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan indeks MCP.
Beberapa langkah strategis seperti memberikan pelatihan dan pendampingan kepada aparatur sipil negara (ASN) terkait tata kelola pemerintahan yang baik, akan dilakukan oleh Aries.
Mendatang, kolaborasi dengan stakeholder untuk memperluas kerja sama dengan lembaga penegak hukum, diharapkan Aries juga terus ditingkatkan.
"Capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkot Batu untuk bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan Kota Batu sebagai daerah yang bebas korupsi, akuntabel, dan transparan,” harap dia.
Ia menegaskan, upaya pencegahan korupsi harus dilakukan dengan cara partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat dan lembaga non-pemerintah. Pencegahan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama," tukasnya.
Selanjutnya, Aries mengajak seluruh komponen, termasuk masyarakat sipil, untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan dan melaporkan jika ada indikasi penyimpangan.
"Keberhasilan bukan hanya tentang angka, tetapi bagaimana semua pihak, termasuk masyarakat dan stakeholder lainnya, terlibat aktif dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” pungkasnya. (**)
Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri