Loading...

Pengunjung

Kota Batu Panas! Cak Nur Semprot SKPD Tak Komitmen Jalankan Batu SAE

admin

admin

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:46

2272 | Bagikan

Kota Batu Panas! Cak Nur Semprot SKPD Tak Komitmen Jalankan Batu SAE

admin - Pemerintahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:46 | 2272

Wali Kota Batu lontarkan kritikan pedas kepada SKPD yang dinilai tidak jalankan komitmen. Rabu (18/2/2026). (Prokopim for JN)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Suasana Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 di Hotel Aston, Rabu (18/2/2026), mendadak memanas.

Wali Kota Nurochman secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (SKPD) yang dinilai tidak memiliki komitmen dalam menjalankan program prioritas Batu SAE.

Cak Nur menyampaikan hal tersebut di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Ia menegaskan masih ada SKPD yang bekerja tidak sejalan dengan visi-misi kepala daerah.

“Masih banyak SKPD yang tidak komitmen menjalankan Batu SAE. Programnya jalan sendiri, tidak nyambung dengan visi-misi kepala daerah. Kalau pola seperti ini terus diulang, jangan berharap Batu bisa melompat jauh,” ungkapnya kecewa.

Hanya Rp36 Miliar dari Hampir Rp1 Triliun

Nurochman memaparkan, dari total APBD Kota Batu yang mendekati Rp1 triliun, anggaran yang benar-benar mendukung visi-misi kepala daerah hanya sekitar Rp36 miliar.

Menurutnya, angka tersebut tidak proporsional dan mencerminkan lemahnya keberpihakan perencanaan SKPD terhadap agenda strategis daerah.

“Saya tanya, ini APBD siapa? Visi-misi siapa yang dijalankan? Kalau visi kepala daerah hanya jadi narasi, jangan berharap ada perubahan nyata,” tukas Cak Nur.

Alumnus Universitas Islam Malang itu menegaskan, tahun 2026 menjadi tahun evaluasi total, sementara 2027 ditargetkan sebagai tahun percepatan dampak Batu SAE.

Seluruh SKPD diminta melakukan breakdown visi-misi ke dalam program terukur dengan indikator jelas dan menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di desa dan kelurahan.

Selaraskan dengan Arah Nasional

Cak Nur lantas mengingatkan bahwa orientasi pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menitikberatkan pada kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat.

Karena itu, Cak Nur mengimbau keras bahwa pemerintah daerah harus adaptif dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau pusat sudah bicara rakyat dan pelayanan dasar, daerah wajib menyesuaikan. Tidak boleh ada ego sektoral, tidak boleh ada belanja tanpa arah. Tahun 2027 harus terasa dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Soroti Anomali Kinerja ASN

Tak hanya soal program dan anggaran, ia juga menyoroti pembinaan pegawai di lingkungan Pemkot Batu. 

Cak Nur mengungkap adanya anomali kinerja ASN: pegawai berpotensi tinggi justru berkinerja rendah, sementara yang berpotensi rendah terlihat baik.

Menurutnya, hal itu terjadi akibat pola kepemimpinan yang masih dipengaruhi like and dislike.

“Pegawai yang potensinya bagus, kenapa kinerjanya jelek? Setelah dievaluasi, ternyata ada perlakuan pimpinan yang tidak bagus. Ada like and dislike. Akibatnya, mereka yang tidak dihargai bekerja seenaknya karena merasa tidak punya masa depan,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Pemkot Batu akan menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Yang berbakat dan punya potensi bagus harus ditempatkan sesuai kemampuannya. Tidak boleh lagi karena kedekatan atau suka tidak suka. Kita butuh aparatur yang profesional untuk menjalankan Batu SAE,” tegasnya.

Peringatan Keras untuk Kepala OPD

Cak Nur mengakui sengaja menyampaikan evaluasi secara terbuka karena kritik di ruang tertutup kerap tidak ditindaklanjuti.

Ia pun tak segan memberi peringatan keras kepada kepala OPD yang tidak sejalan dengan kebijakan kepala daerah.

“Saya mohon maaf kalau ini terdengar keras. Tapi kalau tidak disampaikan di forum terbuka, tidak pernah digubris. Ini peringatan keras. SKPD harus patuh dan komitmen,” tegasnya.

Sebagai informasi,forum ini diikuti Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BNN, Bappeda Provinsi Jawa Timur, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Melalui FKP RKPD 2027 ini, Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmen memperkuat sinkronisasi perencanaan, disiplin anggaran, dan pembenahan SDM.

Seluruh SKPD diminta meninggalkan ego sektoral dan memastikan setiap program benar-benar menjadi bagian dari visi besar Batu SAE demi kesejahteraan masyarakat. (**)

Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri