Awal Ramadan, Keripik Buah Ken Dedes Banjir Orderan
Kamis, 14 Maret 2024 - 17:25 | 512
Permintaan keripik buah meningkat meski baru memasuki pekan pertama bulan ramadan. Jumat (15/3/2024). (Doi Nuri/JN)
Kota Batu, JN – Rumah Produksi dan Toko Keripik Buah Ken Dedes, di Jalan Gajah Mada RT 3 RW 3 nomor 13, Desa Tulungrejo, Kota Batu banjir pesanan meski baru memasuki pekan pertama bulan ramadan.
Pemesanan jajanan dari olahan buah ini, dikatakan Owner Rumah Produksi dan Toko Keripik Buah Ken Dedes, Khamim Tohari, lebih banyak permintaan dari luar kota.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu, bahkan menyebut peningkatan pesanan keripik buah miliknya mencapai lebih dari 100 persen, dibandingkan kekuatan penjualan pada hari biasa.
"Hari ini saja, ada distributor dari Probolinggo yang pesan 10 ribu kemasan keripik buah mix," ungkap dia. Jumat (15/3/2024).

Sekadar informasi, rumah produksi keripik buah milik pria yang baru saja berhasil mengamankan kursi politiknya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Batu itu, meliputi keripik apel, keripik nangka, keripik salak, keripik pisang dan mix fruit.
"Keripik nangka ukuran kemasan 100 gram sudah kosong stoknya. Stok kemasan los 5 kilo juga habis untuk semua jenis buah," katanya.
Mudahnya mendapatkan bahan baku buah apel, diceritakan Khamim, menjadikan timpangnya jumlah produksi dibandingkan jenis buah lain.

"Kalau nangka itu musiman Mas, yang gampang cari bahan bakunya ya buah apel, jadi ya jumlah keripik apel tentu lebih banyak dibandingkan jenis lainnya," imbuh ketua Komisi C DPRD Kota Batu itu.
Bukan hanya dari wilayah Jawa Timur, daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan juga mendominasi permintaan kiriman keripik buah Ken Dedes.
Lancarnya usaha keripik buah Ken Dedes milik Khamim ini juga berdampak pada lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

"Lebih dari 10 orang Mas yang bekerja ikut saya di tempat produksi. Semuanya tidak ada orang jauh, tetangga semua," imbuhnya.
Penjualan toko milik Khamim, tidak hanya melayani grosir saja, namun juga penjualan online via media sosial.
Mendatang, ia berharap agar produksi keripik apel bisa terus mengalami peningkatan penjualan bagi seluruh pengusaha jajanan keripik apel di Kota Batu, demi mempertahankan apel sebagai khas kota dingin ini.
"Keberlangsungan kesejahteraan petani apel harus berbanding lurus dengan kesejahteraan para pengrajin keripik apel dan usaha pengolahan buah apel di Kota Batu," pungkasnya. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno