Bapenda Kota Malang Optimistis Tingkatkan PAD Usai Terima Bantuan Mobil Pajak Keliling dari Pemkot
Senin, 02 Februari 2026 - 13:58
Bapenda Kota Malang Optimistis Tingkatkan PAD Usai Terima Bantuan Mobil Pajak Keliling dari Pemkot
Senin, 02 Februari 2026 - 13:58 | 1154
Mobil Pajak Keliling secara resmi diserahkan Pemkot Malang kepada UPT PPD Malang Kota Bapenda Provinsi Jawa Timur di Balai Kota Malang, Senin (26/1/2025). (ADV)
KOTA MALANG, jurnalnusa.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang optimistis mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah menerima bantuan Mobil Pajak Keliling dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Armada layanan bergerak tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Mobil Pajak Keliling secara resmi diserahkan Pemkot Malang kepada UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Malang Kota Bapenda Provinsi Jawa Timur saat apel pagi di halaman Balai Kota Malang, Senin (26/1/2025).
Layanan ini menjadi bagian dari strategi mendekatkan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kepada masyarakat.
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menyatakan bahwa keberadaan mobil pajak keliling akan sangat membantu optimalisasi penerimaan daerah, khususnya dari sektor opsen pajak kendaraan bermotor.
Dengan sistem pelayanan jemput bola, masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak secara lebih mudah, cepat, dan efisien.
“Kami sangat optimistis. Mobil pajak keliling ini akan beroperasi setiap hari dan hadir di titik-titik keramaian, kegiatan masyarakat, hingga agenda kecamatan. Ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak dan PAD Kota Malang,” ujar Handi.
Untuk tahun 2026, Bapenda Kota Malang menargetkan penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp192 miliar, yang terdiri dari opsen PKB Rp132,4 miliar dan BBNKB Rp60,5 miliar.
Handi menilai target tersebut realistis seiring semakin luasnya akses pelayanan perpajakan kepada masyarakat.
Berdasarkan data Bapenda, hingga 22 Januari 2026 realisasi pendapatan pajak daerah Kota Malang telah mencapai Rp44,1 miliar dari total target Rp872,9 miliar.
Capaian awal tahun tersebut dinilai menunjukkan tren positif yang akan terus meningkat dengan dukungan mobil layanan pajak keliling.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa bantuan kendaraan operasional ini merupakan wujud komitmen Pemkot Malang dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan pendapatan daerah.
Menurutnya, inovasi layanan bergerak menjadi langkah strategis agar pelayanan pajak semakin dekat dengan masyarakat.
“Dengan mobil pajak keliling, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Harapannya, pelayanan semakin optimal dan penerimaan daerah bisa terus meningkat,” kata Wahyu.
Mendatang, mobil pajak keliling akan dioperasikan secara fleksibel mengikuti agenda dan kebutuhan masyarakat, termasuk hadir dalam event-event daerah, ruang publik, serta layanan di tingkat kecamatan.
Bapenda Kota Malang meyakini langkah ini akan menjadi salah satu instrumen efektif dalam memperkuat PAD dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (ADV)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri